Menggunakan Oracle Streams untuk meminimalisir locking dan contention
Oracle streams adalah fitur oracle database yang diperkenalkan mulai versi 9i, namun demikian teknologi yang menjadi dasarnya sudah ada semenjak versi 8i yaitu advanced queueing. Pada umumnya oracle streams dipakai untuk “shared data”, dimana bisa dikonfigurasi, misalnya:
- replikasi data dari satu database ke database lain (Single Master, Satu Arah)
- replikasi data dari satu database ke database lain juga sebaliknya (Multi Master, dua Arah).
namun demikian karena menurut dokumen oracle dan karena kebutuhan, dengan sedikit experiment, bisa dikembangkan untuk keperluan:
- Archiving data
- boos performance untuk menghindari locking dan contention
dua hal tersebut sudah dilakukan konfigurasi dan sedang ditest (load test), apakah janji manis advanced queueing tersebut benar ataukah cuma basa-basi
Untuk aplikasi transaksional, ada 1 table yang super sibuk, dan ada banyak proses yang hit table tersebut danprosesnya concurrent, parallel dan simultan, malah ada 1 proses yg membutuhkan response time <20 detik dari keseluruhan system, dari database harus respon <5 detik saja….
akhirnya konfigurasi streams/AQ dilakukan, dimana table tersebut dipecah kedalam 3 table, process yg membutuhkan response time <5 detik khusu pada table tersendiri (table OL), proces lainnya dipecah kedalam 2 table yang berbeda, 1 table untuk kebutuhan process transaksional, 1 table untuk kebutuhan selain transaksional juga sebagai data archiving.
About this entry
You’re currently reading “Menggunakan Oracle Streams untuk meminimalisir locking dan contention,” an entry on dbs247 blog
- Published:
- 01.25.10 / 12pm
- Category:
- oracle
No comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]